Krim Anti Hipertensi Inovasi Mahasiswa Indonesia

Krim Anti Hipertensi Inovasi Mahasiswa Indonesia
Krim Anti Hipertensi Inovasi Mahasiswa Indonesia
Rachmatalamsyah.com - Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang paling sering dialami oleh sebagian besar orang pada saat ini, termasuk Indonesia. Gaya hidup serta pola makan yang kurang sehat membuat risiko terkena gangguan yang juga disebut sebagai darah tinggi ini mudah menyerang bukan hanya orang tua namun juga anak muda.
 
Minum obat-obatan yang beredar di pasaran atau yang telah diresepkan oleh dokter, menjadi salah satu jalan yang dipilih untuk meredakan atau mengurangi risiko hipertensi. Berbeda dengan obat-obatan anti hipertensi yang terbuat dari bahan kimia, Inovasi Mahasiswa asal Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar ini berupa krim yang terbuat dari buah Mengkudu. Tanpa harus diminum, cara penggunaannya adalah dengan mengoleskannya ke beberapa bagian tubuh yang mempunyai pembuluh darah dalam jumlah banyak.
 
Menurut salah seorang penelitinya, Mukarramah, buah mengkudu dipilih karena beragam alasan. Sebagai buah tropis, mengkudu mudah ditemukan dan bisa tumbuh di sebagian besar daerah di Indonesia. Buah yang seringkali dihindari karena rasanya yang pahit ini, ternyata sudah dikenal khasiatnya sebagai penurun hipertensi karena kandungan scapolatin di dalamnya.

Fakta tersebut membuat Mukarramah dan tim dari UNHAS tergerak untuk melakukan sebuah Inovasi Obat. Dalam melakukan risetnya, Mukarramah dan tim dari UNHAS mendapat dukungan dari Tanoto Foundation melalui partisipasinya dalam Tanoto Student Research Award 2016 yang merupakan salah satu kegiatan Tanoto Foundation.

Selain memberikan Beasiswa, Tanoto Foundation juga mendukung kehadiran para periset muda di Indonesia. Salah satu caranya ialah dengan menggelar Tanoto Student  Research Award sejak tahun 2007 untuk merangsang munculnya para peneliti muda di Indonesia. Pasalnya, saat ini Indonesia masih kekurangan periset yang diharapkan dapat melahirkan inovasi dan solusi yang berguna bagi kesejahteraan masyarakat.

Tanoto Foundation yang di dirikan oleh Sukanto Tanoto , Tinah Bingei Tanoto dan Keluarga Sukanto Tanoto  bertujuan untuk mendukung penanggulangan kemiskinan di Indonesia melalui tiga pilar kegiatan yaitu Pendidikan, Pemberdayaan, dan Peningkatan Kualitas Hidup.

Kita harus selalu lapar untuk belajar. Bapak Sukanto Tanoto pernah bilang bahwa hari ketika kamu berhenti belajar adalah hari kejatuhanmu, ” kata anggota Dewan Pembina Tanoto Foundation, Anderson Tanoto.

Obat anti hipertensi dari buah mengkudu buatan tim UNHAS merupakan salah satu contohnya. Masih banyak inovasi lain yang lahir berkat kegiatan Tanoto Foundation. Semua diharapkan bakal bermanfaat dan dapat diterapkan secara praktis untuk masyarakat.


Artikel Terkait

Krim Anti Hipertensi Inovasi Mahasiswa Indonesia
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Terimakasih telah berkomentar,saya akan menampilkan komentar anda segera setelah saya setujui.